JAMBI – Akses infrastruktur yang aman, penerangan jalan yang memadai, serta sarana ibadah yang layak masih menjadi kebutuhan utama masyarakat desa. Hal inilah yang mengemuka dalam kegiatan reses Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jambi, Mustaharuddin, ME. saat menyerap aspirasi warga di dua desa di Kabupaten Tebo, Sabtu (31 Januari 2026).
Lokasi pertama berlangsung di Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir. Dalam dialog bersama masyarakat, warga menyampaikan permohonan bantuan perbaikan jembatan desa yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas ekonomi dan mobilitas harian. Selain itu, warga juga mengusulkan pemasangan lampu jalan tenaga surya guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari.
Menanggapi aspirasi tersebut, Mustaharuddin menegaskan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan aktivitas ekonomi, harus mendapat perhatian serius.
“Jembatan dan penerangan jalan bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi menyangkut keselamatan, akses usaha, dan kualitas hidup warga. Aspirasi ini akan saya catat dan perjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang ada,” ujar Mustaharuddin.
Kegiatan reses kemudian dilanjutkan ke lokasi kedua di Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo. Pada kesempatan ini, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait bantuan untuk masjid dan madrasah, usulan renovasi pagar sawah masyarakat, serta pembuatan pagar musholla guna menunjang kenyamanan dan keamanan aktivitas keagamaan.
Mustaharuddin menyampaikan bahwa aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat, baik di bidang spiritual maupun penunjang ekonomi warga desa.
“Tempat ibadah dan madrasah adalah pusat pembinaan moral dan pendidikan masyarakat. Begitu juga pagar sawah, yang sangat penting untuk melindungi hasil pertanian warga. Semua ini akan menjadi perhatian dan bahan perjuangan kami di DPRD Provinsi,” tegasnya.
Masyarakat di kedua lokasi menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jambi yang dinilai mau mendengar dan berdialog secara terbuka. Warga berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dan membawa manfaat nyata bagi desa mereka.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan warga di daerah pemilihan. (Rls/Red)












